Hujan

"Aku suka bau hujan."
"Kamu bisa menciumnya dari tempat beratap?"
"Ah, kamu terlalu serius," ujarnya sambil cemberut meski turut melangkah.
"Nanti kalau kamu pilek, aku juga yang salah."
"Kok bisa?"
"Iya, nanti kamu bilang, 'bukannya mengingatkan, malah ikutan main di bawah hujan'."
"Ahaha, kata-kata yang terdengar seperti aku."
"Ya kan? Makanya ayo berteduh."

Ketika Jek berhenti berjalan, tak sengaja jemarinya menyentuh jemari Sar. Sar menarik jemarinya menjauh tapi ia membiarkan lengannya tetap di sana, merasakan hangat ditengah hujan yang menderas.

Comments

Popular posts from this blog

Pernyataan Tujuan

Meant To Be

Rasa