Thursday, April 06, 2017

Ruang Rasa

Belakangan ini aku baru menyadari bagaimana kenangan terikat pada jejak fisik. Tulisan, dokumen, lagu dan benda-benda yang terikat pada suatu masa kala semuanya berbeda. Irisan dengan jejak tersebut membawa sedikit sendu, akan sesuatu yang tak lagi menjadi bagian keseharian. Tapi mungkin itulah yang menarik dengan rasa karena meski ingatan bekerja dengan fungsi kontinu, rasa bekerja secara diskrit dan biner. Kau mungkin saja masih mengingat sebuah peristiwa tapi perasaanmu terhadap peristiwa itu sudah tak lagi sama. Begitupula rasa terhadap orang-orang yang ada didalamnya. Rasa yang dulu ada, kini berganti rasa biasa. Kau bisa membicarakan kenangan itu layaknya menonton sebuah episode film, kau tak lagi emosional.

No comments:

Jakarta

Satu dekade telah berlalu semenjak aku bekerja di kota itu. "Aku tak mau bekerja di sana lagi," batinku. Rupanya satu dekade adala...