Wednesday, September 23, 2015

Kemala

Kemala mengedarkan pandangan. Susunan tempat duduk di restoran itu telah diubah agar tiap meja memiliki dua kursi. Ia menarik napas dalam-dalam, tidak tahu apakah ia harus mulai gugup atau menyuruh persona korporasinya mengambil alih. Persona yang mampu mengantarkannya pada kontrak jutaan dollar. Rapuh atau tangguh, ia belum memutuskan.

"Malam, Miss. Silahkan menuliskan nama di sini." sapa seorang gadis muda usia pertengahan dua puluhan di meja pendaftaran sambil menyerahkan lembar tata cara speed dating kepada Kemala.
"Malam. Terimakasih," gumam Kemala.
"Silahkan duduk di sana sambil membaca tata caranya. Acara akan dimulai setengah jam lagi," ujar gadis itu.

Setidaknya ada waktu setengah jam untuk melarikan diri dari sini, pikir Kemala dalam hati. Namun segera ia tepis pikiran itu dan mulai membaca kertas yang diserahkan gadis itu. Acara itu dihadiri oleh 15 perempuan dan 15 pria. Tiap orang akan diberi kesempatan untuk berbincang selama 5 menit dengan satu orang. Kemudian orang tersebut akan diminta berpindah ke meja di sebelahnya. Setelah perkenalan singkat tersebut, masing-masing peserta akan diminta menandai 5 orang yang paling disukainya untuk perbincangan yang lebih panjang.

Ia telah membayar untuk ini, jadi ia tidak akan merasa bersalah untuk bersikap apa adanya. Tidak seperti tata cara konvensional. Di sisi lain, ia juga terlalu takut untuk membuka diri ditengah orang-orang asing ini.

"Baru pertama kali ikut?" tanya seorang pria menyapa Kemala.
"Eh iya. Terlihat jelas ya?" balas Kemala sambil tersipu karena membiarkan pertahanannya turun.
"Jangan khawatir. You'll be okay. The good thing of this event is that there is a small chance you'll meet them again. And that will give you freedom to be what you like."
"Pengalaman pribadi?"
"Tidak. Tapi itu yang saya harapkan bisa terjadi di event ini."
"So you're the organizer?"
"One of the founders. If you want to define me."
"Okay ..."
"Ouch, I thought I could calm you down. But apparently I freaked you out once you know that I am not one of the participants. Here is my name card. Just call me if you need anything. And you can always runaway during the break if you really hate it. It's bad for the business, but let say I am a romantic," ujar pria itu sambil mengedipkan sebelah mata.

No comments:

Tango

It takes two to tango ... if someone does not share the same interest as you, the dance will fall apart or worse, you will get hurt. One o...