Posts

Showing posts from September, 2015

Pengembara

Salah satu hal yang menyenangkan dalam mengembara adalah keterbukaan
Kau tak bisa yakin akan sesuatu karena semuanya baru
Kau akan dipaksa untuk melakukan segalanya dengan perlahan karena kau tak tahu rupa biasa
Kau akan menahan diri karena kau tak mau membuat orang lain tersinggung
Dan dalam ruang yang melambat itu, kau bisa menemukan dirimu yang lain
Kau dan cerita tentang lalumu yang berliku
atau cintamu pada buku

Lost Stars

"Lost Stars" (performed by Adam Levine)
Please don't see Just a boy caught up in dreams and fantasies Please see me Reaching out for someone I can't see
Take my hand, let's see where we wake up tomorrow Best laid plans sometimes are just a one night stand I'll be damned, Cupid's demanding back his arrow So let's get drunk on our tears
And God, tell us the reason youth is wasted on the young It's hunting season and the lambs are on the run Searching for meaning But are we all lost stars trying to light up the dark?
Who are we? Just a speck of dust within the galaxy? Woe is me If we're not careful turns into reality
But don't you dare let our best memories bring you sorrow Yesterday I saw a lion kiss a deer Turn the page, maybe we'll find a brand new ending Where we're dancing in our tears
And God, tell us the reason youth is wasted on the young It's hunting season and the lambs are on the run Searching for meaning But are we al…

Kemala

Kemala mengedarkan pandangan. Susunan tempat duduk di restoran itu telah diubah agar tiap meja memiliki dua kursi. Ia menarik napas dalam-dalam, tidak tahu apakah ia harus mulai gugup atau menyuruh persona korporasinya mengambil alih. Persona yang mampu mengantarkannya pada kontrak jutaan dollar. Rapuh atau tangguh, ia belum memutuskan.
"Malam, Miss. Silahkan menuliskan nama di sini." sapa seorang gadis muda usia pertengahan dua puluhan di meja pendaftaran sambil menyerahkan lembar tata cara speed dating kepada Kemala. "Malam. Terimakasih," gumam Kemala. "Silahkan duduk di sana sambil membaca tata caranya. Acara akan dimulai setengah jam lagi," ujar gadis itu.
Setidaknya ada waktu setengah jam untuk melarikan diri dari sini, pikir Kemala dalam hati. Namun segera ia tepis pikiran itu dan mulai membaca kertas yang diserahkan gadis itu. Acara itu dihadiri oleh 15 perempuan dan 15 pria. Tiap orang akan diberi kesempatan untuk berbincang selama 5 menit dengan …

Nol

'And, when you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.' (Alchemist - Coelho)

Mungkin kau adalah salah satu perwujudan semesta untuk menyapaku. Mengatakan aku akan baik-baik saja di ruang yang terkadang masih asing. Kau dan lalumu. Keindahan yang memiliki beragam rupa. Dan tentang identitas yang senantiasa dipertanyakan ulang. Pencarian untuk kembali. Menuju titik nol.

Banyu

Pagi itu Banyu mengirimkan pesan singkat kepada Kemala tentang obrolannya dengan Rana menjelang tidur kepada Kemala. Tentang janji Banyu untuk mengenalkan Kemala pada seseorang. Dalam satu dekade irisan kehidupan mereka, Banyu tahu mengenalkan Kemala pada seseorang tanpa aba-aba hanya akan berakhir dengan petaka. Ia menghargai Kemala bukan saja sebagai teman Rana tapi juga seseorang yang ia pedulikan. Ia mengajak Kemala untuk bertemu di cafe.

"Hai La," sapa Banyu sambil memeluk Kemala singkat.
"Mau pesan apa?"
"Biasa, salad ikan dan air mineral," jawab Kemala sambing nyengir.
"Ok, aku juga seperti biasa. Nasi oncom."

Sambil menunggu pesanan mereka datang, Kemala mendengarkan cerita Banyu tentang keinginan Rana.

"Kamu ingin aku bagaimana La? Meski aku sudah janji pada Rana, aku tidak akan melakukan apapun yang tidak akan membuatmu nyaman," ujar Banyu.
"Thanks, Banyu. I am sorry you have to be in the middle of this."

Kemala dan…

Banyu

"Mas, aku khawatir dengan Kemala."
"Aduh Yang, kita kan sudah membahas ini berulang kali."
"Iya mas, aku tahu. Tapi tetap saja aku khawatir."
"Jadi kamu mau aku gimana?"
"Kenalkan Kemala pada seseorang."
"Oke, nanti mas coba pikirkan ya."
"Jangan cuma dipikirkan saja. Dicari ya mas," ucap Rana dengan wajah manis yang selalu ia keluarkan ketika menginginkan sesuatu.
"Iya, iya," balasku sambil mengacak-acak rambutnya. Gemas,

Tiap kali ia melakukan hal itu, aku tahu aku telah kalah dalam pertarungan. Pertanyaannya siapa yang harus aku kenalkan pada Kemala? Banyu telah mengenal Kemala selama 10 tahun. Sejak ia mulai pacaran dengan Rana. Dalam kurun waktu itu, ia telah beririsan dengan pria-pria pengagum Kemala dan juga Rangga. Ia menyukai Rangga sebagai teman. Seseorang dengan nilai-nilai yang ia kagumi. Karena itu ketika Kemala dan Rangga putus, ia juga merasa kehilangan. Rana tak pernah memintanya untuk memi…

Rana

"Kamu menyesal?" tanya Rana pada Kemala.
"Well, aku tidak akan menyebutnya sebagai penyesalan Ran. Aku percaya segala sesuatu yang terjadi untuk sebuah alasan. Dan meski kadang aku suka memutar ulang kenangan itu, tidak ada episode yang ingin aku ubah."
"Jadi sekarang kamu mau apa?"
"Seperti biasa Ran. Hidup. Mengikuti kata hatiku dan jujur pada diriku sendiri."
"Itulah yang membuatku khawatir, La. Kamu seolah tidak memiliki tujuan padahal ..."
"Stop it Ran. I don't want you to judge me like everybody else."
"Sorry, La. I am just worried. You'll forgive me right?"
"I know you meant well. And I love you for that but I don't think I'll survive if you start to ask me as well, while sometimes I am not sure about myself anymore."
"Okay, let's change the subject then. Gimana proyekmu di Bali? Aku dengar kamu diberi kebebasan untuk menentukan konsepnya ya?"

Rana lega mendapati wajah …