Posts

Showing posts from December, 2013

Mengingat Lalu

Seperti memandang film hitam putih Menyoraki pemeran utama tanpa bisa berbuat apa-apa

Ruang

sekali lagi malam mendengar cerita tentang siang ketika terang perlahan menggantikan temaram  dan ia harus melanjutkan perjalanan  memeluk gelap agar manusia bisa terlelap
ia ada ketika dirinya tiada dan manusia mencintai keduanya ketika mereka tak bersama
mereka satu dalam jarak

Rangga

"Kirana ...", ucap Rangga dengan nada terkejut.
"Hi Rangga, sudah lama kita tak berjumpa", ucapnya sambil melambaikan tangan.

Rangga tak tahu bagaimana status hubungan mereka. Sejak tiga bulan lalu hubungan mereka menggantung begitu saja. Beragam cara dilakukan Rangga untuk menghubungi Kirana, namun tak ada satu media pun yang mampu menghubungkan ia dengan Kirana dan saat ia memutuskan tak ada lagi harapan untuk dirinya Kirana muncul di depan kamar kostnya. Dengan senyum dan sapaannya yang khas. Rangga kehabisan kata. Rasa kangen yang ia tidak tahu ia miliki serasa hendak akan meledak tapi ia sama sekali tidak tahu apakah Kirana merasakan hal yang sama. Ia takut kalau Kirana datang untuk mengakhiri semuanya. Untuk terakhir dan selamanya.

Weird

“I am weird, you are weird. Everyone in this world is weird. One day two people come together in mutual weirdness and fall in love.” --Dr. Seuss

Ilusi

ia membiarkan ilusi itu merupa menjadi kata
mengguratkan ingatan yang tak seharusnya ada tulisan itu hanya lelucon kehidupan tentang dua orbit beririsan yang tak mungkin sejalan

Pujangga

kali ini ia kehabisan kata sanggah tak lagi berguna

Menunggu

entah sudah berapa lama ia menunggu
pundaknya tertunduk lesu
menunggu yang tak kunjung datang
hingga pagi hampir menjelang
ia tak peduli lalu lalang orang kian jarang
hingga akhirnya ia sendirian