Posts

Showing posts from February, 2012

Tentang Dia

Terlalu gila kalau bilang aku jatuh cinta. Aku menyukainya. Sama seperti aku suka es krim. Jadi kalau sekarang aku kangen dengan kehadirannya, itu sama seperti ketika Sabtu lalu aku ingin makan es. Seharusnya bisa sesederhana itu ... tapi ketika aku menonton film Morning Glory dan melihat adegan dimana pemeran utamanya mencari tokoh pria dan mengatakan, "Ketika aku mendapat kabar bahagia ini, kamulah orang pertama yang ingin aku kasih tahu ..." aku jadi teringat ketika dia datang ke ruang kantorku dan membagi kabar bahagia yang dia miliki. Dan kenangan itu merembet ke kisah ketika dia kembali ke kantor pada saat aku sedang main gelembung sabun. Atau ketika aku sedang nonton dari balik layar dan dia bisa menebak apa yang aku lakukan.
Tak ada yang istimewa dari kebersamaan kami selain aku terbiasa dengan kehadiran dan cerita-ceritanya yang merentang dari mulai dia bangun hingga hendak menutup mata. Keberadaannya terasa tepat ...

Andre

Hari ini ia pergi ke bar. Ia pernah bilang pada Kemala kalau ia hanya minum ketika ada teman yang mengajaknya. Namun kali ini ia ingin tidak sadar. Ia benci kesadaran kalau itu hanya membuatnya merasa ada sebuah lubang yang menganga lebar.

Kemala

Kalau ada yang membuat kondisi hatinya kian tak menentu itu adalah sakit. Sudah dua hari ini Kemala tak berangkat ke kantor karena flu parah yang menyergap badannya. Pada hari ketiga, ia memutuskan untuk berjalan, mencari perubahan suasana. Pergi ke restoran yang menawarkan suasana menyenangkan, memesan makanan enak tanpa terlalu peduli berapa yang harus ia keluarkan. Ia hanya ingin bersenang-senang. Namun saat makanan hangat itu masuk ke mulutnya, yang ia ingat hanyalah bayangan ketika mereka bersama. Dulu ia tak pernah peduli dimana telepon genggamnya berada. Ia berbicara saat makan siang, bukannya membaca layar ataupun mengetikan kata-kata tak berguna. Ia menyukai cara Andre menceritakan detil-detil kehidupannya, tanpa peduli hal itu akan membawanya kemana. Mungkin itu pula yang menyebabkan ia tak pernah menyukai orang gombal. Ia tak pernah mengerti apa makna dari kata manis yang diucapkan secara tiba-tiba. Ia lebih suka gaya Andre yang memuji masakannya atau menungguinya makan dib…