Posts

Showing posts from November, 2011

Andre

Haruskah dunia hanya tentang mereka berdua? Ia mencoba mengalihkan pikirannya dengan membuat daftar tentang apa yang telah dilakukannya satu hari ini. Pergi ke Albert Heijn, teringat dengan makanan kesukaan Kemala, melanjutkan perjalanan ke kantor, teringat bagaimana kadang ada bunga di resepsionis, dan lagi-lagi Kemala. Menyelesaikan satu maket yang sudah ditundanya sejak sebulan silam, makan siang, lagi-lagi teringat Kemala. Ternyata usaha mekanistik yang ia lakukan malah membuatnya kian teringat. Mungkin ia harus menerima proyek lebih banyak. Membiarkan otak kirinya mengambil alih tubuh dan juga jiwanya ...

Kemala

Mungkin di kehidupan yang lain mereka ditakdirkan bersama. Perasaan mereka nyata, namun dunia menolak mereka bersama. Ia masih merasakan sesuatu yang menggelitik hanya dengan membaca kata-kata dari Andre. Mungkinkah ia bisa lupa? Bisakah ia berhenti membandingkan semua sosok yang mendekatinya dengan Andre? Dengan bagaimana ia tertawa, melakukan hal-hal kecil tanpa diminta?
Dunia sedang tak berpihak padanya ...

Andre

Setelah tiga tahun tak mendengar kabar, Kemala mendapatkan apa yang ingin ia dengar. Namun ia tak lagi yakin dengan perasaannya. Jika dulu ia menantikan kepastian itu, kini kata itu seolah kehilangan pesonanya. Surat itu masih membuat detak jatuknya berdegup lebih kencang. Ia masih peduli, kalau kau ingin tahu. Tapi dampaknya tak menggebu-gebu lagi seperti dulu. Apakah ini cinta? Apakah dulu ia bisa dinamakan jatuh cinta?

Dear Kemala,
Maafkan aku karena tak menjumpaimu di taman setahun yang lalu. Aku berdiri di sana dengan segala kekuatan untuk tak melangkah mendekatimu. Aku mencoba menjadi ksatria dengan mencoba percaya bahwa mencintai berarti melepaskan kau pergi. Tapi nyatanya aku tak lebih dari seorang pengecut karena tak berani menghadapi perasaanku sendiri. Aku melihatmu menunggu. Mengamati wajahmu yang menyiratkan sejuta rasa antara harapan, cemas, dan kemudian pasrah. Kau pantas marah padaku dan saat kau memperoleh surat ini, mungkin kau sudah melanjutkan hidupmu. Aku berharap k…