Posts

Showing posts from October, 2011

Kemala

Andre membentangkan kenangan-kenangan mereka. Mengejar kucing di tengah taman. Cerita acak tentang orang pertama yang lewat di depan meja mereka. Cuci piring. Mata penuh tawa. Tanpa perlu melihat apa yang ada dibalik layar Andre selalu bisa menebak dengan tepat apa yang tengah dilihatnya. Jika kau menghabiskan begitu banyak waktu bersama, kau tak perlu lagi penjelasan. Kau tak perlu lagi berkata kau gembira ataupun cemas, kau akan tahu. Sesederhana itu. Kau bisa mengatakan hal tergila yang ada dalam benakmu tanpa takut kau akan disalahpahami.
Ah cinta ...

Andre

Ia ingin berhenti berpikir. Selama dua tahun terakhir ia lelah mengikuti otak kirinya yang menghantarkannya pada sebuah jalan buntu. Kini ia hanya ingin bahagia. Ia tak peduli jika apa yang dilakukannya berlawanan dengan semua logika yang ada. Jika ia melakukan hal yang benar, kenapa tetap ada sesuatu yang hilang? Kenapa ia tidak bisa merasa puas dengan kemenangannya dalam kompetisi arsitektur tingkat Eropa? Kenapa pelariannya pada kerja tak juga membangkitkan kegairahan yang dulu selalu ada? Jika ia tahu tak ada jalan bagi keduanya untuk bersama, kenapa ia masih ingin mencoba jalan paling tidak mengikat yang pernah ada? Kenapa?
Ia hanya ingin Kemala membalas suratnya. Ia tidak tahu bagaimana mereka akan menghadapi ini semua. Ada ribuan kilometer yang membentang diantara mereka namun ia ingin tetap percaya bahwa semuanya mungkin. Kemala bisa kembali bekerja di Belanda, mereka bisa kembali menghabiskan waktu bersama. Semua akan sempurna ... Tapi Kemala akan rindu keluarga dan akarnya. D…

Kemala

Haruskah ia mengikuti kata hatinya? Luruh dalam gejolak dengan meniadakan otak kirinya. Ia tak tahu. Kalau memang semuanya salah kenapa ia tak juga menyerah? Kenapa ia tak dibuat lupa? Ia masih ingat bagaimana hal-hal kecil bisa membuatnya bahagia. Ia tak membutuhkan bunga dan memang tak pernah memperolehnya. Namun ia senang bagaimana mereka bisa begitu cocok bersama tanpa perlu ada aba-aba. Kebersamaan mereka seperti sudah digariskan semesta. Ia hanya perlu menjadi ada tanpa perlu menjawab pertanyaan mengapa.
Ia tahu jika ia melangkah lebih jauh, segala biasa akan berubah menjadi belenggu. Ia tidak mau memilih, tapi ia juga tidak bisa memiliki. Ia bimbang ...

Andre

Ia melakukan kesalahan dan ia tidak menyesal. Lebih mudah jika ia tidak membiarkan kenangan itu mengambil alih jemarinya. Mengetikan sebait surat yang mampu menafikan ribuan kilometer yang menganga diantara mereka. Setelah ia memutuskan untuk tidak tampak, bukankah ia lebih baik tidak hadir kembali. Kalau peluang tidak membesar, untuk apa ia mencoba lagi? Tapi bagaimana jika ia tidak bisa lupa? Bagaimana jika dua tahun rentang tak membuatnya bisa berpaling? Dan ia memang tidak berpaling. Ia masih hadir di taman itu dengan segenap jiwanya. Ia hanya bisa menyerah pada pikiran bahwa ketiadaannya merupakan hadiah terbaik. Meski itu merobek dirinya. Meski dorongan untuk menunjukan diri membuatnya nyaris gila. Tapi kini ia memilih jalan yang seratus delapan puluh derajat berbeda. Tidak hanya menunjukan bahwa ia masih ada, tapi juga menyatakan bahwa ia tidak bisa lupa.
Ia menyerah pada kenangan-kenangan yang mengejeknya tiap kali ia memejamkan mata ...

Kemala

Surat elektronik dari Andre ... dan ternyata ia masih memiliki ruang di dalam hatinya untuk sosok yang telah merobek hatinya. Sejauh apapun ia jatuh cinta pada Arya, ia hanyalah sesosok maya yang tidak pernah ia jumpai. Dan seberapa dalam ia benci pada Andre, kebersamaan mereka merupakan fakta yang tidak bisa ia pungkiri. Menemukan sebait nama itu di kotak suratnya dengan mudah membangkitkan kenangan-kenangan yang selalu ada. Ia tak pernah lupa betapa masa-masa dengan Andre adalah saat terindah dalam hidupnya. Ia bisa melakukan segala dan Andre akan menyelesaikan tarian yang telah ia mulai. Mereka adalah satu dalam dua tubuh yang berbeda.
Selain kenyataan bahwa mereka sangat cocok satu sama lain tak ada lagi yang sama. Dan mungkin seluruh dunia akan menentang kebersamaan mereka. Kemala hanya tak ingin dibenci semesta, Andre tak ingin Kemala sedih karena kebersamaan mereka. Meski itu berarti ia harus menjauh. Bukankah itu arti cinta yang sesungguhnya, melakukan segala sesuatu bahkan jik…