Wednesday, November 14, 2007

Tentang Aku

Akhirnya jadi juga menyelesaikan PR dari Yustika. Tujuh hal tentang aku…

1. Moody
Biasanya positive thingking, tapi kalau bad moodnya lagi kumat, segala sesuatu menjadi tidak beres. Kalau yang udah apal dengan tanda-tanda bad mood-ku biasanya jadi langsung baik, haha.

2. Soliter
Menyukai kesendirian pada level tertentu, tapi kalau kelamaan jadi bosan juga. Mungkin karena senang berkhayal, jadi waktu untuk merenung merupakan hal mutlak, sekadar untuk mengendapkan apa yang ada di pikiran. Sifat ini juga yang menyebabkan otakku rada-rada hang kalau harus menuangkan gagasan di tempat publik.

3. Simetri
Percaya bahwa segala sesuatu yang aku lakukan akan kembali ke aku, karena itu senantiasa mencoba memperlakukan orang lain sebagaimana aku ingin diperlakukan. Dari beragam pengalaman, dengan orang baru sekalipun, prinsip simetri ini sering terjadi. Merupakan penurunan dari ”Tuhan adalah sebagaimana persangkaan hamba-Nya.”

4. Mencintai pola
Meski tidak seakut Erdos yang memanggil anak kecil dengan epsilon, pada level tertentu, aku memandang kehidupan sebagai sesuatu yang bisa dijelaskan. Meski demikian tetap saja teori-teori favoritku berasal dari chaos, dan teori kekacauan.

5. Bekel
Tiap kali ada yang memaksa aku melakukan sesuatu, pasti hasilnya berkebalikan. Serupa dengan bola bekel yang pantulannya dipengaruhi oleh kekuatan gaya awal, kian besar tekanannya, kian jauh pantulannya.

6. Suka hal baru
Istilah keren dari gampang bosen dan ngga fokus, karena itu sebagai sparing diskusi biasanya aku nyari orang yang fokus, atau pekerjaan yang memungkinkan aku bertemu dengan berbagai macam orang/fenomena. Patokan yang biasa aku turuti adalah deadline.

7. Memiliki Rasa Ingin Tahu Tinggi
Ada yang bilang, rasa ingin tahu merupakan salah satu syarat menjadi peneliti, tapi ada juga yang bilang rasa ingin tahu itulah yang menyebabkan tayangan gosip laku keras. Tentu saja, aku memilih pandangan pertama, hehe.

5 comments:

elvy said...

kayanya moddy ngga terlalu, kalo ngga fokus yah kadang-kadang keliatan. Nah, kalo best friend, itu baru... bener!

Anonymous said...

yg kudu diperhatiin enggak fokusnya itu
pengalamanku mengajarkan, itu kurang bagus

tapi apa iya menyukai hal baru
sama dengan gak fokus?

kayaknya iya ya ? :)


dei
====

budi said...

terlalu fokus juga gak baik sih. Bisa-bisa kehilangan pola... Jadi gak fokus berhubungan dgn mencintai pola, ya? He2.. Istilah yg lebih tepat mungkin thinking extensively vs thinking intensively.

ariani said...

ada yang ngasih joke, perbedaan antara engineer dengan matematikawan. engineer berada di dalam sistem hingga ngga tahu gambaran besarnya, sibuk ngutak-ngutik, sedangkan matematikawan langsung Quad Erat Demontratum(telah terbukti), tanpa melakukan perubahan(fisik) apapun. mungkin aku lebih cenderung ke matematikawan, hehe

elvy said...

menurutku, fokus ngga mesti rutin dan ngebosenin, yg penting tetep terarah sama tujuan di depan. Variasi kayanya perlu juga tuh sekali2, biar hidup lebih berwarna, ya ngga... ?

Jakarta

Satu dekade telah berlalu semenjak aku bekerja di kota itu. "Aku tak mau bekerja di sana lagi," batinku. Rupanya satu dekade adala...