Tuesday, November 20, 2007

Manja & Tantangan

Ada dua hal yang membuatku bergerak, at least dari analisaku mengenai diri sendiri: dorongan dari orang yang aku peduliin, atau tantangan. Di math, kecendrungan lebih besar karena alasan pertama. Sedikit manja dan ngga dewasa banget sebenarnya, tapi sebagai pembenaran, orang manja ngga hadir dengan sendirinya, tapi merupakan in-kripsi aktor-aktor yang ada diseklilingnya. Manja bukan given tapi constructed, kalau dalam perspektif semut. Seiring dengan berjalannya waktu, alasanku untuk bergerak mulai dipengaruhi tantangan. Aku sendiri menganggap naturalku ngga ambisius, meski untuk hal-hal tertentu, aku sedikit perfeksionis, tapi seiring dengan berlalunya waktu, motivasiku kini bisa berjalan jika dihadapkan dengan tantangan. well, ada orang yang bikin gregetan, dan sekarang ngirimin brosur Ph.D lagi. Bener-bener tantangan nih...

NB: parah nih, masih perlu juga dikirimin flier segala, ngga usaha sendiri. Tapi sempat mau nanya juga ke beliau, huahaha... wondering why he can read my mind...

Labels:

4 Comments:

Anonymous Rudi said...

Karena kamu tipe yang typical.
Salam kenal yah.

8:36 PM  
Anonymous denny said...

seperti wanita kebanyakan ya. Sudah punya keluarga kan??? Salam kenal yah

2:07 PM  
Blogger zen said...

phd? cmon, sistha. karena gunung memang ada di sana!

2:07 AM  
Blogger ariani said...

@rudi: salam kenal kembali. hmm... maksudnya tipikal perempuan emang manja ya?

@denny: ada hubungannya juga ya manja dengan keluarga?

@zen: yups, Ph.D. Hmmm penelitian sosial bikin aku mikir ulang lagi, apa mau sampai Ph.D, it's very complicated

4:00 PM  

Post a Comment

<< Home