Saturday, November 17, 2007

Janggal

Entah kenapa akhirnya cerita itu keluar juga. Mungkin karena masih ada yang mengganjal, hingga aku memerlukan pembenaran, atau karena akhirnya aku merasa tertekan oleh segala macam harapan serta perbuatan yang bukan aku. Imaji yang dipaksakan, bayangan atas apa yang seharusnya aku lakukan. Kenapa tak bertanya? Kenapa mengira sesuatu itu baik, padahal sudah kubilang tidak? Kenapa imaji seseorang harus menyakiti orang lain?

Padahal ada begitu banyak ruang...


NB: akalku masih bekerja dengan baik, kalau ngga, mungkin kemarin aku udah nangis.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home