Monday, December 27, 2004

Rektor

ITB lagi ramai carek euy... Ada yang jadi tim sukses, ada juga baligho-baligho dukungan sampai diskusi publik dan open house. Dari kesepuluh carek, saya cuma kenal langsung sama dua orang. Ada pengalaman yang sampai sekarang belum saya lupain. Waktu saya masih TPB...

Dengan tampang bingung(kayanya sih keliatan jelas) saya lalu lalang di dekat sostek. Trus tiba-tiba pak Isnu lewat, "Kenapa dik?", tanya beliau.

"Saya lagi nyari pusat bahasa, Pak," jawab saya(kayanya waktu itu saya mau ujian TOEFL deh, atau mau beli buku ya?! Lupa euy)

"Sebentar ya," kata pak Isnu. Trus bapaknya masuk ke sostek dan bertanya ke orang yang didalem, dimana letak pusat bahasa.

"Jalan terus aja, dik." Sambil nerangin tempat yang saya cari.

"Terimakasih pak."

Wah, asli baik banget. Waktu TPB saya sering mikir bagaimana kehidupan kampus. Setelah ketemu dengan orang yang ramah seperti beliau, saya jadi semangat menjalani kehidupan kampus. O iya, saya pertama kali tau beliau pas ikut mentoring ISC di Salman, materi yang disampaikannya menarik, makanya saya inget terus...

(Not for campaign)

No comments:

De-taming

"... What does that mean-- 'tame'?" asked the Little Prince. "It is an act too often neglected," said the fox. ...