Sunday, May 01, 2016

Fear

“The oldest and strongest emotion of mankind is fear, and the oldest and strongest kind of fear is fear of the unknown” ― H.P. Lovecraft, Supernatural Horror in Literature
How many dates does it take to be sure? I do not know whether this relation is progressing. I do not know whether we are friends or more. There was never an us in our conversation. It's always about him and I.

Sunday, April 24, 2016

Past

Dear past,
I thought several years are enough to change him into someone foreign for me. But I could not be more wrong. We talked like the old time ... Maybe things will be easier if we have a history together. There would be no grey. But we never cross the friend line and I do not know why. So when he accompanied me around it just felt like the years never passed by. 

Friday, April 22, 2016

Carpe Diem

noun car·pe di·em \ˈkär-pe-ˈdē-ˌem, -ˈdī-, -əm\
Definition : the enjoyment of the pleasures of the moment without concern for the future
(Merriam-Webster.com)

"Are you serious with him?"
"Of course."
"So what are you going to do?"
"I do not know."
"What do you mean you do not know."
"Well, I am kind of seize the day, you know. I like him. I am happy when I see him. Why should I bother about anything else?"
"Are you trying to fool yourself?"
"Maybe."

Indie Music

A friend of mine introduced me to indie music. So here is the latest addition to my playing list after Payung Teduh, Banda Neira and Float, Bubugiri. Probably, what I like the most from these indie musicians is their lyrics. You cannot go wrong with terms senja, semesta or sepi.

You said that Im guilty but I said its you
You said you go red and I go with blue
We’re loosing our mind

So much wasting our time
While we knew All we got to do is brave and kind
Oh baby come and sit down here next to me
Let’s talk about it nice and easy
Its not about you, its not about me
Its about love, that live inside us
The story of you and me as we

What about love, what about us 
Should we just give it up and walk away
Can hardly find any reason to stay
But what about friendship that makes the best of you and me

What about chemistry, what about history
What about love, what about us
We wouldn’t listen when we’re eager to speak
When we speak out loud, we hear nothing at all

Well I know that I’m not always right
Sometimes I feel like you don’t really treat me right
Let’s treat each others right, let’s figure it out
I promise you, promise you, promise you

We’re gonna be alright
Give up the fight, we’ll be alright
(Bubugiri, What About Us)

Thursday, April 21, 2016

(500) Days of Summer

"Look, we don't have to put a label on it. That's fine. I get it. But, you know, I just, I need some consistency."
"I know."
"I need to know that you're not gonna wake up in the morning and feel differently."
"And I can't give you that. Nobody can."
(Dialog between Tom and Summer in 500 Days of Summer)

Entah kenapa aku tidak bisa membenci Summer Fin. Mungkin karena polah Summer di 500 Days of Summer terasa sangat masuk akal buatku. Keputusan-keputusan Summer bukan tentang anti-komitmen ataupun anti-keterikatan tapi tentang rasa. Buatku anti-klimaks film itu terjadi ketika Summer dan Tom bertemu lagi di bangku taman kota, Summer dengan cincin di jari manisnya:

Tom: It's amazing to me. You're married.
Summer: I know.
Tom: You're not only someone's girlfriend, your someone's wife!
Summer: Pretty crazy, huh?
Tom (sigh): I'll never understand that.
Summer: Tom --
Tom: What's different now? How could things change so quickly?
Summer:  I don't know. It just happened.
Tom: What happened?! That's what I don't get.
Summer: I woke up one day and I knew. I knew I could promise him I'd feel the same way every morning. In a way that I... I never could with you.

Since falling does not require an explanation ... you just know.

Thursday, April 14, 2016

Bimbang

Aku : Aku menyukainya ...
Dia : Tapi ...
Aku : Kenapa harus ada tapi?
Dia : Karena wajahmu sendu ketika mengucapkannya dan itu berarti kau tidak menyukai fakta bahwa kau menyukainya.
Aku : Entahlah, aku bimbang. Tiap kali bertemu dengannya aku merasakan kupu-kupu di perutku tapi aku tidak bisa membayangkan masa depan bersama dengannya.
Dia : Karena ...
Aku : Mungkin karena aku tidak suka dengan hubungan jarak jauh, mungkin karena aku harus selalu berusaha untuk menebak-nebak apa yang diinginkannya atau mungkin karena aku bosan dalam ketidakjelasan.
Dia : Tapi kau sendiri yang bilang dengan bertanya kau jadi lebih memiliki suara.
Aku : Kau benar tapi seperti yang kau tahu, bertanya tak pernah menjadi kekuatanku. Aku merasa aku harus berubah terlalu banyak dan itu menghabiskan energiku.
Dia : Kau ingin seseorang yang bisa membaca pikirinmu ...
Aku : Kau tahu kan lingkunganku ...
Dia : Dan kau mau selamanya dimanja?
Aku : Entahlah. Aku merasa disatu sisi aku mandiri, kemandirian itu membuatku mampu berpetualang sendiri. Di tempat baru hal yang perlu kau lakukan adalah bersikap menyenangkan dan kau akan baik-baik saja. Kau bisa merasa terikat dengan seseorang tapi seiring berjalannya waktu akan ada orang-orang lain yang mengisi ruang itu. Di sisi lain, pada saat aku membuka diriku pada orang lain, aku jadi bergantung padanya. Jadi kalau ada seseorang yang menginginkan sisi mandiriku, satu-satunya cara adalah dengan tidak menjadikannya sebagai bagian dari hidupku.
Dia : Paradoks.
Aku : Mungkin paradoks bukan kata yang tepat. Aku lebih suka melihatnya sebagai proses untuk mencari kesetimbangan antara dirimu yang mandiri dan dirimu yang bergantung. Tak ada formula universal untuk itu, Dan satu-satunya cara adalah dengan menjalaninya.
Dia : Dan dari wajahmu yang sekarang, kau lebih cenderung ke dirimu yang mandiri?
Aku : Iya.

Friday, April 08, 2016

Tango

It takes two to tango ...

Hal yang menyenangkan (atau menyebalkan) dari sebuah relasi adalah kau tak pernah bisa sepenuhnya yakin. Kalau mulanya kau bisa bahagia dengan caramu sendiri, sekarang sebagian kebahagianmu ada pada orang lain. Kau akan cemas kalau tak mendengar kabar darinya, kau ingin tahu apakah dia sudah makan, segala hal tentang dirinya menjadi semestamu yang baru. Ironisnya, kompleksitas itu hanya setengah keping dari apa yang disebut relasi.

Kau bisa berusaha dan tetap berantakan. Tarian memerlukan gerak dari kedua belah pihak. Gerakan ritmis yang membuatmu bisa seiring sejalan. Kadang cepat, kadang perlahan. Kau bisa mendominasi, tapi mungkin kau akan berakhir menyakiti. Kau bisa acuh, tapi mungkin dia akan menjauh.

Thursday, April 07, 2016

Rindu

Kala sepi tak lagi indah
Sunyi membawa gundah
Angan berkelana ke dunia antah berantah
Meninggalkan logika dalam resah

Kenapa rindu seperti candu
Apa biasa sama dengan suka
Semesta diam membisu
Membiarkan aku mereka tanda